kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Menkeu: Harga BBM naik, rupiah akan menguat


Minggu, 02 Juni 2013 / 12:47 WIB
Promo Hypermart terbaru mulai 21-23 Desember 2021, dapatkan banyak potongan harga di hari kerja.


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Menteri Keuangan Chatib Basri memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS akan mengalami penguatan apabila ada kepastian terkait kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Saya percaya kalau (harga) BBM-nya dinaikkan itu pressure terhadap impor migas turun, itu akan membuat rupiahnya kembali menguat," ujarnya di Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Menurut Chatib, keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi menjadi penting, karena selain dapat mengalihkan subsidi kepada yang membutuhkan, kesehatan fiskal dapat lebih terjaga dan defisit neraca pembayaran dapat ditekan.

"Kebijakan menaikkan BBM jadi sangat penting, satu dari sisi keadilan, kedua dari sisi fiskalnya dan ketiga dari neraca pembayaran," ujarnya.

Chatib mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, disebabkan guncangan di pasar keuangan akibat ekspektasi penarikan pelonggaran kuantitatif (QE) oleh Bank Sentral AS (The Fed).

"Di sisi lain kalau dengan begini kondisi ekspor yang masih lemah itu, (pelemahan rupiah) membuat harga ekspor kita jadi lebih kompetitif dan range-nya itu masih aman," katanya. (Erlangga Djumena/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×