kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menjadi pemberat IHSG di bulan Mei 2021, saham-saham ini masih menarik dicermati


Selasa, 01 Juni 2021 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (17/5/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

Senada, Analis Phillip Sekuritas Anugerah Zamzami Nasr mencermati saham-saham laggard di bulan Mei 2021 itu memiliki potensi rebound di bulan Juni.  "Akhir-akhir ini ini sudah agak mendingan, inflow sudah mulai masuk, blue chips pelan-pelan mulai perform," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (31/5).

Sebelumnya, saham-saham berkapitalisasi pasar jumbo memang tertekan oleh outflow asing yang dipicu sentimen kasus Covid-19 di Asia, yield US Treasury yang masih tinggi, serta volatilitas rupiah terhadap US dolar. 

Di antara saham-saham yang menjadi leader IHSG sepanjang bulan Mei 2021, ia melihat saham BBRI, BMRI, BBNI, ASII, ICBP, TLKM, dan EXCL masih menarik.

Baca Juga: Begini prospek saham komoditas saat Malaysia, India dan Australia lockdown

Untuk saham-saham perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBNI direkomendasikan buy dengan  target harga konsensus masing-masing di Rp 5.070 per saham, Rp 8.000 per saham, dan Rp 7.300 per saham. 

Adapun untuk saham ASII, ICBP, TLKM, dan EXCL juga disarankan buy dengan target harga masing-masing Rp 6.700 per saham, Rp 12.100 per saham, Rp 4.100 per saham, dan Rp 3.100 per saham. 

Ia mencermati, saham-saham tersebut menarik karena harganya sudah turun cukup dalam dan relatif di bawah rata-rata PE/PBV lima tahunnya. Di samping itu, potential upside masih besar dan inflow sudah mulai mendukung pergerakan sahamnya. 

Selanjutnya: Analis ini memproyeksikan IHSG melemah di awal bulan Juni 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×