kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.677   -106,00   -0,60%
  • IDX 6.675   79,34   1,20%
  • KOMPAS100 873   13,96   1,62%
  • LQ45 663   11,46   1,76%
  • ISSI 232   2,17   0,95%
  • IDX30 372   6,35   1,74%
  • IDXHIDIV20 460   9,06   2,01%
  • IDX80 100   1,69   1,73%
  • IDXV30 127   2,78   2,24%
  • IDXQ30 119   2,49   2,13%

Menguat dua hari, awas rupiah bisa terkoreksi lagi


Rabu, 11 November 2015 / 19:18 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Mata uang garuda mencatat penguatan di hari kedua. Sentimen dalam negeri menjadi sumber tenaga rupiah menghadapi dollar AS.

Di pasar spot, Rabu (11/11) rupiah menguat 0,14% menuju Rp 13.600 per dollar AS.

Andri Hardianto, Reserach and Analyst PT Fortis Asia Futures menyatakan, sebagian mata uang Asia memang menguat terhadap dollar AS, termasuk rupiah. "Penguatan rupiah disokong oleh kenaikan IHSG yang menunjukkan tingkat kepercayaan pelaku pasar tetap terjaga," paparnya.

Sentimen lain yang mendorong rupiah yakni laporan BKPM yang menargetkan realisasi investasi tahun depan dapat menembus Rp 600 triliun atau naik 15% dari tahun ini.

Namun demikian, Andri melihat ada dua data yang dapat menggoyahkan rupiah pekan ini. Pertama, data current account dalam negeri yang diperkirakan defisit sebesar US$ 4,5 miliar atau naik dari sebelumnya US$ 4,4 miliar. Data tersebut baru akan dirilis akhir pekan ini. Kedua, data pertumbuhan kredit secara tahunan yang diprediksi naik menjadi 10,93% dibandingkan data bulan lalu di 10,90%.

Dengan sentimen yang beragam, Andri menduga rupiah bisa kembali terkoreksi setelah menguat selama dua hari berturut - turut. Apalagi, setelah cadangan devisa dalam negeri bulan Oktober lalu mencatat penurunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×