kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menguat di akhir pekan ini, bagaimana proyeksi rupiah pada pekan depan?


Jumat, 24 Januari 2020 / 17:35 WIB
ILUSTRASI. Warga mengantre untuk menukarkan mata uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Senin (13/1/2020). Jumat (24/1), rupiah ditutup menguat 0,41% ke Rp 13.583 per dolar Amerika Serikat (AS)


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah makin perkasa. Jumat (24/1), rupiah ditutup menguat 0,41% ke Rp 13.583 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan kurs tengah versi Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,04% menjadi Rp 13.632 per dolar AS.

Analis memproyeksikan rupiah akan terus menguat pekan depan. Analis Global Kapital Investama, Alwi Assegaf mengatakan, penguatan rupiah pekan depan masih akan didorong oleh katalis positif dalam negeri.

Baca Juga: Tetap perkasa, rupiah ditutup pada level Rp 13.583 per dolar AS

Pertama, sikap optimistis dari Gubernur BI Perry Warjiyo saat memberikan keterangan pers hasil rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (23/1), menjadi stimulus penguatan rupiah.

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan Perry mengindikasikan hawkish terhadap kondisi fundamental makro ekonomi nasional.

“Pernyataan Gubernur BI memunculkan keyakinan pasar terhadap kebijakan BI dan pemerintah,” terangnya kepada kontan.co.id, Jumat (24/1).

Dalam pernyataannya, Perry menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan terjaga stabil di atas 5% serta inflasi yang rendah.

Baca Juga: Bank Indonesia buka peluang menurunkan suku bunga tahun ini




TERBARU

[X]
×