CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.985   40,00   0,22%
  • IDX 6.229   53,38   0,86%
  • KOMPAS100 823   9,19   1,13%
  • LQ45 630   8,12   1,30%
  • ISSI 214   1,93   0,91%
  • IDX30 356   4,71   1,34%
  • IDXHIDIV20 443   5,13   1,17%
  • IDX80 94   1,13   1,21%
  • IDXV30 119   1,16   0,99%
  • IDXQ30 115   1,40   1,24%

Meneropong prospek reksadana BNP Paribas Prima II


Rabu, 11 Mei 2016 / 17:23 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

Mengutip fund fact sheet per Maret 2016, efek surat utang mendominasi racikan BNP Paribas Prima II hingga 77,23%. Sisanya, 22,77% aset berupa instrumen pasar uang semisal deposito perbankan.

Perusahaan memang leluasa menempatkan 0% - 90% dana pada instrumen pasar uang serta 0% - 100% pada obligasi.

“Reksadana ini memang sesuai bagi investor yang berprofil risiko moderat dengan horizon investasi menengah hingga panjang,” ujarnya.

Adapun per April 2016, BNP Paribas Prima II telah mencetak return 8,91% (ytd). Angka tersebut mengungguli rata-rata return reksadana pendapatan tetap, tercermin pada Infovesta Fixed Income Fund Index yang tercatat 6,49% periode sama.

Dengan strategi yang kini diterapkan, Maya berharap hingga akhir tahun 2016, return BNP Paribas Prima II dapat tetap mengungguli rata-rata return reksadana pendapatan tetap.

Pasar obligasi domestik berpeluang melanjutkan tren bullish apabila inflasi Tanah Air tetap terjaga. BI juga bakal menerapkan kebijakan BI seven days reverse repo rate mulai Agustus 2016 mendatang.

“Kami masih memantau situasi apakah bakal memperbesar porsi obligasi. Soalnya masih ada risiko volatilitas di pasar,” jelasnya.

Maklum, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias the Fed berencana menaikkan suku bunga yang saat ini di level 0,25% - 0,5%.




TERBARU

[X]
×