Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar Amerika Serikat (AS) tidak banyak berubah di kisaran 102 pada hari Senin (2/11) setelah mengalami volatilitas tinggi pekan lalu. Ini seiring dengan beralihnya perhatian investor terhadap rilis data ekonomi utama AS yang dapat memengaruhi ekspektasi mengenai prospek kebijakan moneter Federal Reserve.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (2/11), para pelaku pasar tengah menantikan laporan ketenagakerjaan bulan Oktober yang krusial, serta survei sektor manufaktur dan jasa dari ISM.
Beberapa pejabat Federal Reserve juga dijadwalkan untuk menyampaikan pernyataan, yang mungkin memberikan wawasan lebih lanjut mengenai keputusan kebijakan bank sentral tersebut di masa mendatang.
Pekan lalu, Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah, sesuai dengan perkiraan pasar. Ke depan, pasar memperkirakan probabilitas sekitar 75% untuk kenaikan suku bunga pada bulan Desember.
Di sisi geopolitik, harga minyak melemah menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump berniat memberikan lebih banyak waktu bagi upaya diplomatik menjelang pemilihan paruh waktu (midterm elections).
Di sisi lain, aksi jual pada saham-saham yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) tampak mereda setelah penurunan tajam pada hari Jumat, yang kemudian mengurangi permintaan terhadap aset-aset aman (safe-haven).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














