kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Memburuknya inflasi menekan dollar Australia


Rabu, 25 Januari 2017 / 17:44 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Posisi mata uang Australia kian melemah setelah rilis data inflasi. Dollar Australia mengalami pelemahan terhadap yen. Mengutip Bloomberg, Rabu (25/1) pukul 17.02 wib pasangan AUD/JPY mengalami tercatat mengalami koreksi sekitar 0,71% ke level 85,656 dibanding sehari sebelumnya.

Suluh Adil Wicaksono, analis PT Cerdas Indonesia Berjangka melihat pelemahan pasangan kedua mata uang ini terjadi karena rilis data Australia yang hasilnya mengecewakan. Inflasi Australia bulan Desember tercatat mengalami penurunan dari 0,7% ke level 0,5%.

“Setelah data itu dirilis dollar Australia langsung mengalami penurunan,” terangnya kepada Kontan, Rabu (25/1).

Sementara itu di lain pihak, Jepang cukup ditopang kondisi ekonomi yang kian membaik. Neraca perdagangan Jepang bulan Desember kembali tercatat surplus 0,36 triliun yen. Dibandingkan pencapaian bulan November, ekspor dan impor Negeri Sakura itu juga mengalami penguatan.

Menurutnya, pelemahan yang terjadi pada pasangan AUD/JPY ini masih akan berlanjut hingga Kamis (26/1). Meski di Australia aktivitas perdagangan terhenti karena peringatan Australian Day, tetapi pengaruh data yang dirilis kemarin masih tetap terasa. Sedangkan dari Jepang sendiri tidak akan ada rilis data yang berpengaruh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×