kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Membuka dine-in di masa transisi, Fast Food Indonesia (FAST) enggan pasang target


Minggu, 21 Juni 2020 / 18:49 WIB
Membuka dine-in di masa transisi, Fast Food Indonesia (FAST) enggan pasang target
ILUSTRASI. Fast Food Indonesia (FAST) masih memantau kinerja gerai setelah tiga bulan hanya melayani pesan antar.


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) menilai sambutan masyarakat terhadap pembukaan layanan dine-in cukup baik di masa new normal. Tapi, pemilik KFC ini masih memantau kinerja gerai setelah tiga bulan hanya melayani pesan antar.

Tapi, Direktur FAST Justinus Dalimin Juwono masih enggan mengatakan memberikan patokan target bisnis. "Kami masih mencoba untuk membuka gerai-gerai kami di mall dan harus melihat dulu perkembangan selanjutnya dalam beberapa minggu ke depan, ya" papar Justinus kepada Kontan.co.id, Jumat (19/6).

Dia melanjutkan, pihaknya memerlukan waktu cukup lama untuk kembali mematok target bisnis yang tinggi. Juwono sendiri telah menyampaikan optimisme pelonggaran masa PSBB dan masa transisi new normal dalam kinerja Fast Food. Hal ini dapat menjadi sentimen positif bagi KFC.

Baca Juga: Segera buka gerai KFC, Fast Food Indonesia (FAST) enggan pasang target muluk-muluk

Dia menambahkan, semua gerai KFC telah membuka layanan dine-in mulai tanggal 8 dan tanggal 15 Juni, juga tanggal-tanggal lain yang ditetapkan pemerintah dan pemda setempat di berbagai daerah.

"Yang jelas, FAST tetap mengikuti petunjuk pemerintah dan pemda setempat. Nah sebagai strategi untuk menggenjot penjualan, kami juga akan memperkuat pemasaran," tutupnya.

Baca Juga: Fast Food Indonesia (FAST) masih menunda rencana rights issue

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×