kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Fast Food Indonesia (FAST) masih menunda rencana rights issue


Senin, 08 Juni 2020 / 19:44 WIB
Fast Food Indonesia (FAST) masih menunda rencana rights issue
ILUSTRASI. FAST mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak dan menunda berbagai belanja modal akibat pandemi Covid-19.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) masih menunda rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Hal ini menyusul strategi yang dilakukan FAST yakni mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak dan menunda berbagai belanja modal akibat pandemi Covid-19.

"Mengenai rights issue yang pernah diputuskan awal tahun akan tetap ditunda dulu," ujar Direktur Fast Food Indonesia Justinus Dalimin Juwono ketika dihubungi Kontan.co.id, Senin (6/8).

Baca Juga: Tahun 2019, laba Fast Food Indonesia (FAST) naik 13,39%

Semula, emiten ini berencana menggelar rights issue pada April 2020 dengan menerbitkan hingga 350 juta saham. Adapun dana tersebut disiapkan untuk memuluskan rencana ekspansi tahun ini yaitu target penambahan 25 gerai.

Untuk itu, FAST merencanakan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp 550 miliar pada awal tahun ini. Sayangnya pandemi Covid-19 datang dan pemilik gerai KFC ini terpaksa menahan rencana ekspansi.

Baca Juga: Mall beroperasi kembali 5 Juni mendatang, KFC: Kami juga akan ikut buka

Dalam wawancara dengan Kontan.co.id sebelumnya, ia menyatakan bahwa kemungkinan FAST akan memangkas setengah dari belanja modal yang sudah ditetapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×