kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Melihat dampak restrukturisasi kredit terhadap emiten perbankan


Kamis, 30 April 2020 / 19:49 WIB
Melihat dampak restrukturisasi kredit terhadap emiten perbankan
ILUSTRASI. Costumer Service melayani nasabah di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Maybank Kalibesar Jakarta usai peresmian kembali, Kamis (6/9). KCP Maybank Kalibesar merupakan cabang yang beroperasi saat bank didirikan pada tahun 1959. Dengan beroperasinya kembali KCP m


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

“Secara teoritis dampak terbesar pastilah terjadi pada BBRI, karena mereka memiliki banyak profil pinjaman di segmen UMKM dan konsumen,” ujar Lee kepada Kontan.co.id, Kamis (30/4).

Saat ini, BBRI memiliki 9,7 juta nasabah UMKM. Per hari ini (30/4), BBRI sudah melakukan restrukturisasi kepada 693.000 debitur dengan nilai kredit mencapai Rp 57,7 triliun. Sekitar 686.000 diantaranya merupakan nasabah dengan profil pembiayaan UMKM.

Baca Juga: Pemerintah cari pinjaman luar negeri untuk tangani corona, ini saran ekonom Indef

Lee menambahkan, sepanjang Covid-19 belum dapat dikendalikan, risiko perbankan akan terus meningkat hingga akhir tahun ini. Pertumbuhan pinjaman, biaya kredit, dan likuiditas adalah masalah utama yang akan dihadapi emiten perbankan.

“Dan bagi bank-bank kecil, risikonya pasti akan jauh lebih tinggi,” pungkas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×