kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   -25.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.310   97,00   0,56%
  • IDX 7.379   -163,01   -2,16%
  • KOMPAS100 1.004   -27,06   -2,62%
  • LQ45 716   -20,09   -2,73%
  • ISSI 267   -5,87   -2,15%
  • IDX30 393   -8,15   -2,03%
  • IDXHIDIV20 483   -9,27   -1,88%
  • IDX80 112   -3,07   -2,66%
  • IDXV30 140   -1,20   -0,85%
  • IDXQ30 126   -2,76   -2,14%

Melihat dampak penundaan zero ODOL terhadap kinerja Indocement (INTP)


Rabu, 26 Februari 2020 / 21:04 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (25/10/2019).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Sekretaris Perusahaan Indocement Tunggal Prakarsa, Antonius Marc, menjelaskan, dengan ada penundaan ini maka pihaknya dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Meskipun menurutnya, waktu penundaan hingga tahun 2023 tergolong singkat. 

"Yang jadi masalah adalah kesiapan armada pengangkutan yang belum siap," katanya ketika dihubungi Kontan.co.id, Rabu (26/2). 

Baca Juga: Ada Aturan Zero ODOL, Produsen Semen Bakal Makin Tertekan

Ia menambahkan, jika zero ODOL tetap dipaksakan berlaku ketika armada pengangkutan belum siap, maka distribusi semen akan terhambat. Sehingga bukan tidak mungkin akan terjadi kelangkaan semen di berbagai daerah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×