kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Melihat dampak penundaan zero ODOL terhadap kinerja Indocement (INTP)


Rabu, 26 Februari 2020 / 21:04 WIB
Melihat dampak penundaan zero ODOL terhadap kinerja Indocement (INTP)
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat semen di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (25/10/2019).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Sekretaris Perusahaan Indocement Tunggal Prakarsa, Antonius Marc, menjelaskan, dengan ada penundaan ini maka pihaknya dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Meskipun menurutnya, waktu penundaan hingga tahun 2023 tergolong singkat. 

"Yang jadi masalah adalah kesiapan armada pengangkutan yang belum siap," katanya ketika dihubungi Kontan.co.id, Rabu (26/2). 

Baca Juga: Ada Aturan Zero ODOL, Produsen Semen Bakal Makin Tertekan

Ia menambahkan, jika zero ODOL tetap dipaksakan berlaku ketika armada pengangkutan belum siap, maka distribusi semen akan terhambat. Sehingga bukan tidak mungkin akan terjadi kelangkaan semen di berbagai daerah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×