kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

MEDC terbitkan obligasi tahap II Rp 1,25 T


Kamis, 15 September 2016 / 20:15 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,25 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) II Tahap II dengan total target dana yang dihimpun Rp 5 triliun.

Surat utang ini terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp 284,4 miliar dengan tingkat bunga tetap 10,8% per tahun dan berjangka waktu tiga tahun. Lalu, Seri B merupakan obligasi sebesar Rp 208 miliar dengan tingkat bunga tetap 11,3% dan bertenor lima tahun.

Kedua obligasi dengan total Rp 492 miliar itu dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment). Lalu, sisa obligasi sebesar Rp 758 miliar akan dijamin dengan kesanggupan terbaik (best effort).

Perseroan akan menggunakan dana obligasi itu untuk pembayaran utang dan belanja modal. Sebesar 60% dana dari obligasi akan digunakan untuk melunasi obligasi berkelanjutan I Medco tahun 2013 senilai Rp 1,5 triliun.

Obligasi itu akan jatuh tempo pada Maret 2018 mendatang dengan kupon 8,85%. "Sementara sisa 40% dana obligasi akan digunakan untuk belanja modal," ujar manajemen dalam prospektus, Kamis (15/9).

Dalam aksi korporasi ini, MEDC menunjuk empat penjamin emisi, yakni PT CIMB Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia, dan PT Mandiri Sekuritas. Masa Penawaran Umum dimulai pada 26 - 27 September 2016 mendatang.

Sebelumnya, MEDC juga sudah menerbitkan surat utang tahap I senilai Rp 1,25 triliun. Sehingga, sisa penawaran umum obligasi yang belum diterbitkan sebesar Rp 2,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×