kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

MDBs Tambah Plafon Pinjaman US$ 300 Miliar


Selasa, 08 September 2009 / 17:30 WIB


Reporter: Hans Henricus |


JAKARTA. Bank-bank pembangunan multilateral atau Multilateral Development Banks (MDBs) sepakat menambah plafon pinjamannya bagi negara-negara berkembang hingga US$ 300 miliar. Demikian keputusan pertemuan negara-negara G-20 di London pada 4 hingga 5 September 2009.

Menurut Kepala Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu, proses penambahan dilakukan secara bertahap selama dua hingga tiga tahun ke depan. "Jadi tiap tahun tambahannya sekitar US$ 100 miliar," ujar Anggito di Departemen Keuangan, Jakarta,
Selasa (8/9).

Meski MDBs menaikan batas pinajaman mereka, imbuh Anggito, penarikannya tergantung dari kebutuhan ekonomi masing-masing negara berkembang. Termasuk Indonesia menyambut baik dengan penambahan anggaran pinjaman itu.

Hanya saja, Pemerintah tidak semata tergantung kepada MDBs sebagai salah satu sumber kucuran pinjaman. Sebab, Pemerintah masih bisa mengandalkan dari sumber lain misalnya lewat sektor swasta, dan trade financing atau fasilitas pinjaman untuk membiayai ekspor.

"Kita kan tidak despert dalam mencari pinjaman," tutur Anggito.

MDBs adalah kumpulan bank pembangunan internasional yang menyediakan dana pinjaman untuk negara-negara berkembang. MDBs meliputi Asian Development Bank, World Bank, Pan American Bank atau Bank Pembangunan Amerika, African Development Bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×