kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Mayoritas mata uang Asia loyo, rupiah menguat


Senin, 27 Agustus 2012 / 10:58 WIB
ILUSTRASI. Wakil Presiden Ma'ruf Amin.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONG KONG. Sebagian besar mata uang regional mencatatkan pelemahan pada transaksi pagi ini (27/8). Data Bloomberg menunjukkan, won Korea Selatan dan ringgit Malaysia keok paling dalam di antara mata uang Asia lainnya.

Pada pukul 10.40 waktu Kuala Lumpur, ringgit Malaysia melemah 0,3% menjadi 3,1115 per dollar AS. Sedangkan won melemah 0,2% menjadi 1.136,65. Pelemahan juga terjadi pada baht Thailand sebesar 0,1% menjadi 31,26, dollar Singapura melemah 0,2% menjadi S$ 1,2517, dan dong Vietnam melemah 0,1% menjadi 20.905.

Pelemahan mata uang regional seiring kecemasan investor mengenai krisis utang di Eropa. Investor menganggap, pimpinan Eropa sangat lamban dalam menangani krisis sehingga memangkas tingkat permintaan terhadap aset-aset emerging market.

"Saya rasa belum ada resolusi yang jelas mengenai Yunanu. Hal ini yang akan menjadi sentimen pemberat pasar mata uang Asia," jelas Thomas Harr, head of Asia local market strategy Standard Chartered Plc di Singapura.

Sementara itu, di negara Asia lainnya, rupiah Indonesia dan dollar Taiwan menguat masing-masing 0,1% menjadi 9.520 dan NT$ 29.966.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×