kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Mayoritas indeks acuan Asia bergerak turun


Senin, 14 Oktober 2013 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. AUM reksadana pada Mei mencapai Rp 558,20 triliun, turun Rp 8,23 triliun dari April.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Mayoritas indeks acuan di kawasan regional pagi ini (14/10) bergerak negatif. Sebut saja indeks S&P/ASX 200 Australia yang turun 0,6% dan indeks NZX 50 Selandia Baru yang turun 0,1%. Sementara, indeks Kospi Korea Selatan tak banyak mencatatkan perubahan. Sementara, pasar saham di Tokyo dan Hong Kong ditutup karena libur nasional.

Kondisi itu menyebabkan indeks acuan bursa Asia di luar Jepang menurun 0,2% menjadi 471,77 pada pukul 11.29 waktu Sydney.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Asia. Beberapa di antaranya yakni LG Electronics Inc yang turun 0,6% di Seoul, Newcrest Mining Ltd turun 3,8% di Sydney, dan OZ Minerals Ltd yang anjlok 7,3% di Sydney.

Pergerakan bursa Asia menurun dari posisi tertingginya dalam empat bulan terakhir seiring upaya pemerintah AS untuk bernegosiasi dalam menaikkan plafon utang mereka dan membuka kembali kantor pemerintahan yang tutup.

"Ini merupakan situasi di mana tak seorang pun mau berada di dalamnya. Dua partai politik di AS harus mencapai kata sepakat. Jika belum ada kesepakatan hingga Kamis, pasar akan jatuh lebih dalam lagi. Investor juga mencemaskan data ekspor China yang menunjukkan pelemahan," urai Angus Gluskie, managing director White Funds Management Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×