kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.930   2,00   0,01%
  • IDX 6.195   76,19   1,25%
  • KOMPAS100 798   9,21   1,17%
  • LQ45 610   6,56   1,09%
  • ISSI 217   3,78   1,77%
  • IDX30 339   2,81   0,84%
  • IDXHIDIV20 432   2,53   0,59%
  • IDX80 91   1,12   1,25%
  • IDXV30 118   1,20   1,03%
  • IDXQ30 110   0,48   0,44%

Mata uang regional masih perkasa


Senin, 27 September 2010 / 13:01 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HONGKONG/BANGKOK. Mata uang Asia menguat. Penguatan kali ini dipimpin oleh dolar Taiwan dan won Korea Selatan. Derasnya arus dana asing yang masuk ke aset-aset di kawasan regional membuat mata uang Asia kian perkasa.

Pada pukul 11.03 waktu setempat, dolar Taiwan menguat 0,6% menjadi NT$ 31,42 atas dolar. Bahkan sebelumnya, dolar Taiwan ngendon di posisi NT$ 31,40 yang merupakan level paling kuat sejak Mei. Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,5% ke posisi 1.149,15 dan sempat bertengger di level terkuat dalam empat bulan terakhir di posisi 1.146,78. Sementara itu, peso Filipina menguat 0,3% menjadi 43,917.

"Pada saat Anda melihat outlook pertumbuhan ekonomi, Asia merupakan kawasan yang paling atraktif dibanding kawasan lain. Hal itu menarik dana asing mengalir ke kawasan regional dan mendorong penguatan mata uang," jelas Minori Uchida, senior analyst Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd.

Catatan saja, Badan Moneter Internasional (IMF) memprediksi, perekonomian negara berkembang di Asia bakal tumbuh 9,2% di 2010. Sementara, pertumbuhan di negara maju hanya diramal tumbuh 2,6%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×