kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.669   26,20   0,46%
  • KOMPAS100 732   4,13   0,57%
  • LQ45 557   3,79   0,69%
  • ISSI 197   0,36   0,19%
  • IDX30 316   1,45   0,46%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 83   0,39   0,47%
  • IDXV30 106   -0,47   -0,44%
  • IDXQ30 102   0,35   0,34%

Mastercard & Indosat dorong womenpreneurs


Senin, 02 Oktober 2017 / 21:18 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mastercard memberikan donasi sebesar US$ 50.000 kepada Indosat Ooredo untuk mendukung program pemberdayaan perempuan pengusaha (womenpreneurs). Donasi ini bertujuan untuk memberdayakan womenpreneurs di wilayah pedesaan Indonesia.

Donasi sebesar US$ 50.000 tersebut diberikan Mastercard untuk mendukung program Inspirasi Perempuan Indonesia (INSPERA) yang merupakan program yang diadakan oleh Indosat Ooredoo sejak tahun 2012. Program ini berfokus untuk menawarkan pelatihan teknologi mobile, memberikan bimbingan, modal kerja, serta pelatihan bagi womenpreneurs di wilayah pedesaan Indonesia.

Sumbangan tersebut diserahkan oleh Co-President Mastercard Asia Pasifik Ari Sarker kepada Direktur Utama Indosat Ooredoo Alexander Rusli dalam acara Mastercard Innovation Forum 2017 di Singapura. Melalui program ini pun Indosat Ooredoo dan Mastercard kembali memperkuat komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat lokal serta memberdayakan perempuan.

"Kami berkomitmen untuk memberdayakan perempuan Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup mereka serta mewujudkan mimpi yang mereka miliki melalui inovasi, teknologi, dan mobile internet," ujar Alex dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Senin (2/10). Donasi ini, menurut Alex, memungkinkan program tersebut untuk memberdayakan lebih banyak perempuan sekaligus memajukan kehidupan rumah tangga ataupun pekerjaan mereka.

Di sisi lain, penelitian Mastercard menunjukkan banyaknya peluang kewirausahaan di Indonesia yang masih belum tergapai oleh perempuan Indonesia. "Masih banyak perempuan yang kurang terlayani dan memiliki keterbatasan akses untuk mendapatkan keterampilan, teknologi, dan dana untuk melakukan langkah awal yang penting. Dengan kolaborasi ini, kami bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi lebih banyak perempuan untuk menggali potensi serta membantu mereka mencapai tujuannya," ujar Ari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×