kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Masih reli, tapi rawan koreksi


Kamis, 07 Februari 2013 / 08:10 WIB
ILUSTRASI. Distrik perbelanjaan dan hiburan Shinsekai, di tengah wabah Covid-19, di Osaka, Jepang 12 Januari 2021.


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Setelah terkoreksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bertengger di zona hijau pada penutupan perdagangan, Rabu (6/1). IHSG ditutup naik 0,44% menjadi 4.498,98. Hari ini, IHSG diprediksi masih melanjutkan reli meski terbatas.

Alwi Assegaf, analis Universal Broker Indonesia mengatakan, belum ada sentimen yang signifikan dari global. Tapi, data positif pertumbuhan aktivitas sektor jasa di Eropa dan PMI sektor jasa di Amerika Serikat menjadi angin segar bagi pergerakan indeks. Artinya, ada kestabilan di Eropa.

Namun, Alwi bilang, beberapa indikator teknikal menunjukkan overbought terhadap IHSG. "Jadi reli IHSG akan diikuti aksi profit taking," katanya. Ini membuat IHSG rawan koreksi. Dia memperkirakan, IHSG akan bergerak di rentang 4.458 - 4.519.

Managing Director Investa Saran Mandiri Jhon Veter mengatakan, IHSG akan bergerak di kisaran 4450-4.520. Secara fundamental, IHSG sudah menembus titik tertinggi karena harga beberapa saham sektoral sudah naik seperti perbankan, properti, dan konsumer.

Setelah kenaikan, IHSG akan cenderung konsolidasi sampai akhir pekan ini. Menurut Jhon, saham-saham yang harus diperhatikan adalah ICBP, BBRI, LPKR, dan ASII.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×