kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Masa penurunan indeks, masa ambil posisi reksadana


Sabtu, 06 Oktober 2012 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Melihat tampilan animasi baru 4 hero Mobile Legends di Project NEXT 2021


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tahun 2012 tinggal beberapa bulan lagi. Berbagai sentimen dalam negeri maupun sentimen luar negeri, cenderung membuat pasar modal tahun ini bergerak volatil.

Pergerakan kondisi pasar yang volatil, memungkinkan investor mengalami kesulitan membaca pasar untuk strategi investasinya.

Dalam workshop Bijak Berinvestasi Reksadana di Indonesia Financial Expo dan Forum (IFEF), Direktur utama PT Infovesta Utama, Parto Karwito menerangkan, secara historis selama 10 tahun terakhir setiap bulan Oktober, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat selalu bergerak turun, dengan rata-rata penurunan 1%.

"Memang penurunan historis IHSG di bulan Oktober lebih sedikit dibanding penurunan pada bulan Agustus kemarin, yang selama 10 tahun terakhir rata-rata turun 4%," kata Parto, Sabtu (6/10).

Sedangkan kenaikan indeks, secara historis banyak terjadi pada November dan September pada periode 10 tahun terakhir. Parto bilang, seharusnya investor memperhatikan masa-masa penurunan indeks untuk mengambil posisi di reksadana sebagai salah satu aset investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×