kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Masa penawaran ORI017 berakhir, pemerintah kantongi penawaran hingga Rp 18,33 triliun


Kamis, 09 Juli 2020 / 19:41 WIB
ILUSTRASI. Masa penawaran SBN ORI017 hingga 9 Juli.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kamis ini (9/7) merupakan hari terakhir masa penjualan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI017. Obligasi ritel dengan besar kupon 6,4% ini telah ditawarkan sejak 15 Juni silam.

Pemerintah mengangkat narasi “Menjaga Negeri Lewat Investasi” untuk penjualan ORI017 kali. Bekerja sama dengan 25 mitra distribusi, penjualan ORI017 dijual secara online mengingat situasi pandemi virus corona saat ini.

Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan selama masa penawaran yang hampir satu bulan, rupanya animo masyarakat terhadap ORI017 sangatlah luar biasa.

Baca Juga: Lewati target awal, pemerintah akan naikkan target penjualan ORI017

Kata Deni, ini menunjukkan bahwa ORI017 merupakan instrumen investasi yang sesuai dengan kondisi saat ini, di mana masyarakat mencari instrumen investasi yang aman, terjangkau dan dapat diakses di manapun mereka berada.

“ORI017 sebagai instrumen investasi juga menggugah kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam pemulihan negeri ini dari pandemi. Karena dari penerbitan ORI017 hasilnya digunakan untuk memenuhi pembiayaan APBN, termasuk untuk penanggulangan dan pemulihan dari pandemi virus corona,” ujar Deni kepada Kontan.co.id, Kamis (9/7).

Pada hari penawaran terakhir ORI017, hingga pukul 13.00 siang tadi, completed order yang tercatat di sistem e-SBN adalah sebesar Rp18,33 triliun. Pemesanan ORI017 hingga hari penutupan merupakan rekor penjualan ORI melalui sistem online yang mulai diperkenalkan pada tahun 2018.

“Untuk memperoleh angka finalnya, kami akan melakukan rekonsiliasi data dengan para pihak yang terkait dengan sistem e-SBN, Terkait penetapan hasil penerbitan ORI017 akan dilakukan oleh DJPPR pada Senin (13/7), setelah penetapan tersebut kami akan menyampaikan kepada rekan-rekan media detail statistik dan analisis dari penerbitan ORI017 ini,” kata Deni.

Baca Juga: ORI017 disambut baik investor, mitra distribusi optimistis capai target penjualan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×