kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Marketing sales tetap naik selama pandemi, ini rekomendasi saham Puradelta (DMAS)


Rabu, 05 Agustus 2020 / 20:55 WIB
Marketing sales tetap naik selama pandemi, ini rekomendasi saham Puradelta (DMAS)
ILUSTRASI. Marketing sales Puradelta Lestari (DMAS) sebesar Rp 1,05 triliun di semester I 2020.


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Melihat kinerja pra penjualan yang baik, analis RHB Sekuritas Christopher Andre Benas jadi menaikkan proyeksi marketing sales menjadi Rp 1,9 triliun dari Rp 1,7 triliun. Pra penjualan lahan industri DMAS berpotensi semakin tumbuh tersokong tren relokasi pabrik asal luar negeri sudah di depan mata.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan terdapat 143 perusahaan yang berpotensi merelokasi investasinya ke Indonesia. Salah satu pabrik yang tengah DMAS kejar penyelesaian pembeliannya adalah Hyundai. DMAS berharap pabrik Hyundai bisa selesai di 2021.

Joey mengatakan tren relokasi tersebut bisa mendukung DMAS untuk meningkatkan kinerja. Kesempatan DMAS untuk menyerap permintaan lahan industri makin besar karena didukung ketersediaan lanbank DMAS yang memiliki keunggulan dibanding kompetitornya.

Baca Juga: Marketing sales Puradelta Lestari (DMAS) di semester I-2020 capai Rp 1,05 triliun

"Ketersediaan landbank DMAS yang unscattered atau tidak bolong-bolong dan sudah sepenuhnya dikuasi sekitar 1.200 ha," kata Joey. Alhasil, DMAS bisa mengakomodir permintaan lahan industri dengan luas besar atau di atas 30 hektare. Sedangkan, landbank kompetitor yang terbesar kurang dari 100 ha dan terbatas.

Terlebih lagi DMAS memiliki infrastruktur lengkap yang terbagi menjadi daerah khusus industri, komersial, dan residensial. Menurut Joey hal tersebut cukup mendukung potensial DMAS untuk pengembangan kinerja ke depan.

Joey optimistis pada kinerja DMAS dan merekomendasikan beli di target harga Rp 350 per saham. Kinerja DMAS di sepanjang tahun ini akan mendapat  dukungan dari sales backlog atau penjualan lahan yang belum dibukukan sebesar Rp 1,4 triliun.

Baca Juga: Marketing sales tiga emiten properti turun double digit di semester I 2020

Christopher juga merekomendasikan beli di target harga Rp 280 per saham. Rekomendasi beli para analis diperkuat dengan valuasi harga saham DMAS yang terdiskon lebih dari 50%. Selain itu, DMAS juga memiliki neraca keuangan yang sehat dengan posisi utang yang minim. Sementara, Victor Stefano Analis Danareksa Sekuritas merekomendasikan hold di target harga Rp 220 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×