kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.865   22,00   0,13%
  • IDX 8.220   -45,65   -0,55%
  • KOMPAS100 1.159   -8,55   -0,73%
  • LQ45 833   -6,49   -0,77%
  • ISSI 295   -1,24   -0,42%
  • IDX30 434   -1,96   -0,45%
  • IDXHIDIV20 519   -2,38   -0,46%
  • IDX80 130   -1,02   -0,78%
  • IDXV30 143   -0,11   -0,08%
  • IDXQ30 140   -0,82   -0,58%

Marketing sales tiga emiten properti turun double digit di semester I 2020


Kamis, 09 Juli 2020 / 17:09 WIB
Marketing sales tiga emiten properti turun double digit di semester I 2020
ILUSTRASI. Tiga emiten properti mencatat penurunan marketing sales hingga double digit.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga emiten properti menunjukkan penurunan pendapatan pra penjualan (marketing sales) di semester I-2020. Tiga emiten ini memiliki fokus pasar yang berbeda-beda.

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan penurunan marketing sales hingga 50% secara tahunan (yoy) dari Rp 2,2 triliun menjadi Rp 1,1 triliun. Sementara marketing sales PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 16,67% dari Rp 2,4 triliun menjadi Rp 2 triliun.

Sedangkan pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mengalami penurunan marketing sales sebesar 13,93% dari Rp 1,22 triliun menjadi Rp 1,05 triliun.

Baca Juga: Okupansi Mal Baru Akan Pulih Tahun Depan

Analis MNC Sekuritas Muhamad Rudy Setiawan menjelaskan dengan kondisi saat ini sangat memungkinkan bagi kedua emiten yaitu CTRA dan SMRA akan merevisi target kinerja di akhir 2020. Namun adanya reli harga properti saat ini bisa dimanfaatkan oleh investor.

"Untuk prospek tentu seluruh sektor termasuk properti bleeding ya. Namun setidaknya adanya pembukaan mal dari kedua perusahaan tersebut mengurangi risiko penurunan estimasi hasil kinerja di 2020 nanti," jelas Rudy, Kamis (9/7).

Rudy memberikan rekomendasi hold dengan target harga untuk SMRA di level Rp 610 dan dan rekomendasi buy CTRA dengan target harga Rp 880. Sementara soal DMAS Rudy belum mau berkomentar lantaran belum mendapatkan informasi dari pihak manajemen DMAS.

Kamis (9/7), harga saham SMRA tetap di Rp 615 per saham. Harga saham CTRA naik 5,47% ke Rp 675 per saham. Sedangkan harga saham DMAS tetap di Rp 181 per saham.

Baca Juga: Restrukturisasi hampir rampung, permohonan aplikasi KPR mulai naik sejak Juni

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×