kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.837   -53,00   -0,30%
  • IDX 6.379   77,40   1,23%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 353   2,47   0,70%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,65   0,69%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Marketing sales emiten properti mulai naik, ini saran analis


Jumat, 30 Oktober 2020 / 18:12 WIB
ILUSTRASI. Proyek pembangunan properti terpadu Holland Village Jakarta berlangsung di Jalan Letjen Suprapto Kav.60 No.1. Warta Kota/Alex Suban


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Tendi Mahadi

Meski dengan adanya insentif baru, Ilham memperkirakan permintaan terhadap apartemen masih lambat pulih, setidaknya hingga akhir 2021 atau memasuki 2022.

Sementara pada landed property, permintaan terhadap residensial dengan harga di bawah Rp 2 miliar masih dapat bertahan, meski dengan kondisi penyaluran kredit perbankan yang masih selektif. 

Marketing sales PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) diperkirakan masih akan outperfom ke depan.

Baca Juga: Laba Kencana Energi (KEEN) melesat 24% hingga kuartal III 2020

Sementara suksesnya peluncuran Summarecon Bogor oleh PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) baru ini memberi outlook positif akan kontribusi baru pada marketing sales, meski Ilham melihat BSDE masih akan menjadi kontributor utama.

Dus, Ilham masih merekomendasikan beli untuk saham CTRA dan BSDE dengan target harga Rp 950, SMRA Rp 800, dan PWON Rp 460.

Selain itu ia merekomendasikan hold untuk saham ASRI dengan target harga Rp 130 dan LPKR Rp 140. 

Selanjutnya: Rugi bersih membengkak 28,94%, ini kata Wintermar (WINS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×