kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

MAPI Bakal Bawa Balik Ace Hardware ke Indonesia, Buka Perdana Juli-Agustus 2026


Rabu, 24 Juni 2026 / 20:03 WIB
MAPI Bakal Bawa Balik Ace Hardware ke Indonesia, Buka Perdana Juli-Agustus 2026
ILUSTRASI. Pertumbuhan Penjualan di Gerai ACE Hardware (ACES) (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten di sektor ritel, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) akan membawa kembali merek Ace Hardware ke Indonesia setelah sebelumnya tidak lagi berada di bawah naungan Kawan Lama Group.

Wakil Presiden Direktur MAPI V.P. Sharma mengatakan peluang kerja sama itu muncul setelah pihak prinsipal Ace Hardware mencari mitra baru di Indonesia.

Sharma menyampaikan sebelum mengambil keputusan, MAPI terlebih dahulu berdiskusi dengan Kawan Lama Group untuk memahami latar belakang berakhirnya kerja sama tersebut. Dari hasil komunikasi itu, MAPI memperoleh konfirmasi keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis Kawan Lama Group.

Baca Juga: IHSG Anjlok 3,5%, Meski MSCI Pertahankan Status Indonesia di Emerging Market

Selanjutnya, MAPI bersama prinsipal Ace Hardware melakukan penjajakan peluang usaha dan menyusun studi kelayakan untuk menilai prospek bisnis tersebut di Indonesia.

"Pada akhirnya, kami menilai kerja sama ini merupakan bentuk diversifikasi yang masih relevan dengan bisnis MAP Group. Kami memang selalu mencari peluang untuk masuk ke sektor-sektor baru," kata Sharma saat ditemui Kontan di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Sharma mencontohkan keberhasilan MAPI saat menjalin kemitraan dengan Apple pada 2019. Kini bisnis dari kerja sama dengan Apple telah berkembang menjadi salah satu lini usaha yang memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.

Meski begitu, Sharma menegaskan MAPI tetap berhati-hati dalam memasuki kategori bisnis baru. Dus, ekspansi Ace Hardware pada tahap awal akan dilakukan secara bertahap sembari mempelajari karakteristik pasar dan operasional bisnis tersebut.

Perusahaan juga berencana membuka gerai perdana Ace Hardware di kawasan Jabodetabek pada akhir Juli atau awal Agustus 2026. Setelah itu, MAPI akan mengevaluasi kinerja operasional dan tingkat profitabilitas sebelum mempercepat ekspansi.

Dalam tahap awal pengembangan, MAPI menargetkan pembukaan sekitar lima hingga tujuh gerai Ace Hardware. Perusahaan akan menilai kelayakan finansial dari gerai-gerai tersebut untuk memastikan potensi keuntungan yang dapat dihasilkan.

Baca Juga: Bidik Pertumbuhan Kinerja High Single Digit di 2026, Simak Strategi MAPI

"Setelah kami memahami model bisnisnya dan memastikan bahwa bisnis ini mampu menghasilkan keuntungan, barulah kami akan melakukan ekspansi yang lebih cepat," jelasnya.

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo berpendapat langkah  MAPI ini cukup strategis mengingat merek Ace Hardware masih memiliki brand awareness yang kuat di Indonesia.

"Namun, keberhasilannya akan bergantung pada strategi produk, harga yang kompetitif, dan kemampuan mengintegrasikan kanal offline dan digital," ucap Azis kepada Kontan, Rabu (24/6/2026).

Adapun Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menambahkan secara strategis, langkah memboyong kembali Ace Hardware melalui anak usahanya PT MAP Griya Adiperkasa Ritel jelas memperkuat ekosistem portofolio MAPI.

Selama ini MAPI sangat kuat di segmen sports/active, fashion, food & beverage, dan produk digital (Digimap). Masuk ke segmen home improvement dan lifestyle hardware dinilai akan mengisi kekosongan portofolio perusahaan yang selama ini belum tergarap optimal.

"Namun, untuk langsung menguasai pangsa pasar ritel perbaikan rumah dalam jangka pendek, MAPI menghadapi tantangan yang tidak mudah dari sang mantan pemegang lisensi," tutup Nafan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×