kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.918   16,00   0,09%
  • IDX 7.214   -88,04   -1,21%
  • KOMPAS100 998   -15,36   -1,52%
  • LQ45 736   -9,96   -1,33%
  • ISSI 254   -4,13   -1,60%
  • IDX30 401   -6,15   -1,51%
  • IDXHIDIV20 501   -9,48   -1,86%
  • IDX80 112   -1,55   -1,36%
  • IDXV30 137   -1,36   -0,99%
  • IDXQ30 131   -2,19   -1,65%

Mandiri Taspen Rilis Surat Utang Korporasi, Akan Ada Dua Seri Yang Ditawarkan


Selasa, 10 Juni 2025 / 15:32 WIB
Mandiri Taspen Rilis Surat Utang Korporasi, Akan Ada Dua Seri Yang Ditawarkan
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/agr. PT Bank Mandiri Taspen akan menerbitkan obligasi berkelanjutan ll tahap l tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp 1,5 triliun.


Reporter: Melysa Anggreni | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Taspen akan menerbitkan obligasi berkelanjutan ll tahap l tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp 1,5 triliun. 

Berdasarkan prospektus ringkasannya yang terbit di Harian Kontan, Selasa (10/6), penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari aksi penawaran umum berkelanjutan l Bank Mandiri Taspen tahap ll tahun 2021 dengan jumlah pokok sebesar Rp 3 triliun. 

Surat utang berbasis korporasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi dengan peringkat idAAA yang telah disematkan oleh Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang berlaku sejak 26 Februari 2025 - 1 Februari 2026. 

Baca Juga: Cara Mengajukan Pinjaman KUR Bank Sinarmas untuk UMKM, Menko PMK Targetkan 300 T

Adapun terdapat dua seri yang ditawarkan, yaitu seri A untuk tenor tiga tahun dan seri B untuk tenor lima tahun. 

“Bunga obligasi akan dibayar tiap tiga bulan sekali sejak tanggal emisi. Pembayaran pertama untuk masing-masing seri akan dilakukan pada 4 Oktober 2025 dan pembayaran terakhir sekaligus jatuh tempo untuk seri A pada 4 Juli 2028, seri B pada 4 Juli 2030,” terang manajemen Bank Mandiri Taspen dalam prospektus.

Dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk modal kerja dalam rangka kegiatan usaha penyaluran kredit. 

Masa Penawaran umum obligasi ini akan dilakukan pada 11 - 18 Juni, penjatahan 2 Juli, pengembalian uang dan distribusi 4 Juli. Sementara pencatatan di Bura Efek Indonesia (BEI) jatuh pada 7 Juli 2025.

Baca Juga: Simak Strategi Berkelanjutan Bank Mandiri Taspen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×