Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham dari pengembang real estate, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatat penguatan signifikan pada perdagangan Senin (12/1/2026).
Sejak awal sesi pukul 09:01 WIB, harga saham PWON melesat 23,86% hingga menyentuh level Rp 436 per saham. Dalam sepekan perdagangan terakhir, pergerakan harga saham ini mendaki hingga 25,15%.
Lonjakan tersebut terjadi setelah beredarnya komentar Yudo Achilles Sadewa, putra Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dalam sebuah grup investasi di platform media sosial Telegram.
"PWON akan jadi the next PANI? Dia akan buat pakuwon mall Semarang senilai 5,6 triliun rupiah di kawasan gombel, Semarang. Proyek ini akan ditargetkan menjadi destinasi iconic baru di kota Semarang," tulis unggahan tersebut, Jumat (9/1/2026) lalu.
Baca Juga: IHSG Menguat ke 8.984,9 di Pagi Ini (12/1), Top Gainers LQ45: ANTM, MDKA, ADMR
"Selain PWON, saham-saham perumahan subsidi juga menarik untuk di analisis sejalan dengan kebijakan yang menambah likuiditas," tambahnya.
Sebagai informasi, Direktur Business Development PWON Ivy Wong menyatakan, Pakuwon Mall Semarang merupakan bagian dari pengembangan Superblok Pakuwon Mall yang akan dibangun dalam dua tahap.
Untuk tahap pertama, proyek ini akan mencakup area seluas 12,7 hektare (ha), terdiri atas pusat perbelanjaan (shopping mall) dengan Net Leasable Area (NLA) 134.000 m2, piazza berkapasitas 5.000 orang yang menyuguhkan panorama kota Semarang dan lapangan golf, serta Exhibition dan Convention Hall. Tersedia juga area parkir luas berkapasitas 5.000 mobil dan 3.000 motor.
“Proyek ini juga mencakup hotel bintang 4 dan 5 dengan total 538 kamar, lengkap dengan ballroom berkapasitas hingga 3.000 orang untuk mendukung berbagai acara berskala besar,” ujar Ivy, dalam siaran pers yang diterima Kontan, pada pertengahan tahun lalu.
Proyek ini menjadi tonggak sejarah bagi Pakuwon, karena merupakan Superblok perdana perusahaan di Kota Semarang dengan nilai investasi Rp 5,6 triliun.
Superblok ini diproyeksikan mampu memperkuat sektor pariwisata, menjadi pusat rekreasi keluarga, serta memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan berulang (recurring income) perusahaan sekaligus peningkatan pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja.
Selanjutnya: UMP 2026 Naik 5,7%, Dorong Konsumsi & Saham Konsumer
Menarik Dibaca: IHSG Diproyeksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (12/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













