kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.501.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.707   7,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

Mandala Multifinance (MFIN) terbitkan obligasi Rp 100 miliar untuk modal kerja


Selasa, 17 Maret 2020 / 12:32 WIB
Mandala Multifinance (MFIN) terbitkan obligasi Rp 100 miliar untuk modal kerja
ILUSTRASI. Perdagangan Obligasi - Aktivitas karyawan yang memantau perdagangan obligasi atau surat utang di dealing room Bank BRI di Jakarta, Selasa (12/8). Pemerintah kembali melelang tiga seri sukuk atau Surat berharga Syariah Negara (SBSN) dengan target indikatif


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Mandala Multinfinance Tahap V Tahun 2020 dengan nilai pokok Rp 100 miliar. 

Dana hasil penawaran obligasi ini akan digunakan sebagai modal kerja, khususnya untuk pembiayaan multiguna.

Berdasarkan prospektus MFIN, Senin (16/3), obligasi bertenor 370 hari ini memiliki tingkat bunga tetap 8,50% per tahun. Bunga ini akan dibayarkan tiap tiga bulan sekali.

Baca Juga: Mandala Multifinance akan terbitkan obligasi Rp 135 miliar

Pembayaran bunga pertama jatuh pada 2 Juli 2020 dan bunga terakhir bersamaan dengan jatuh tempo surat utang tersebut, yakni 12 April 2021.

Masa penawaran umum obligasi tersebut akan berlangsung pada 27-30 Maret 2020. Kemudian, tanggal penjatahan jatuh pada 31 Maret 2020 dan distribusi secara elektronik pada 2 April 2020.

Selanjutnya, obligasi ini akan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 3 April 2020.

Mandala Multifinance menunjuk Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebagai wali amanat. Surat utang ini memperoleh peringkat Single A (idA) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Baca Juga: Ada Obligasi Korporasi Senilai Rp 7,4 Triliun yang Jatuh Tempo di Akhir Tahun Ini




TERBARU

[X]
×