kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Indosat laporkan perubahan perjanjian pinjaman dengan anak usahanya


Senin, 30 Maret 2020 / 21:31 WIB
ILUSTRASI. Kantor pusat Indosat Ooredoo.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) melakukan perubahan ketiga atas perjanjian pinjaman subordinasi pada tanggal 27 Maret 2020 antara Indosat dan anak perusahaan.

Perjanjian pinjaman subordinasi Indosat dari sejumlah anak perusahaannya ini dilakukan sejak tahun 2018 dengan nilai maksimum secara agregat Rp 1 triliun.  Suku bunga yang digunakan dalam pinjaman ini adalah Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) ditambah dengan margin sebesar 2,25%.

Anak perusahaan ISAT yang menjadi pemberi pinjaman adalah PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta), PT Portal Bursa Digital (PBD), PT Starone Mitra Telekomunikasi (SMT), PT Indosat Mega Media (IM2), Indosat Singapore Pte. Ltd. (ISPL), dan PT Lintas Media Danawa (LMD).

Baca Juga: Simak rekomendasi teknikal saham ISAT, TLKM, dan EXCL untuk hari ini

Berdasarkan keterbukaan informasi ISAT, Senin (30/3), enam anak usaha ini akan menghitung saldo kas lebih yang akan menjadi nilai yang digunakan dalam perjanjian pinjaman subordinasi. Saldo kas lebih adalah selisih antara saldo kas aktual dan saldo minimum kas. Jumlah saldo minimum kas menggunakan rata-rata beban operasi bulanan selama tiga bulan terakhir. 

Pinjaman subordinasi ini merupakan bentuk pengoptimalan kelebihan kas yang ada pada anak usaha ISAT. Langkah ini juga diambil untuk menyediakan likuiditas internal dengan biaya yang wajar.

Baca Juga: Dua karyawan Indosat Ooredoo (ISAT) positif terinfeksi virus corona

Menurut manajemen ISAT, transaksi afiliasi ini dapat menghasilkan manajemen modal kerja yang lebih baik. Selain itu, lewat pinjaman ini, manajemen ISAT dapat meningkatkan pengawasan terpusat atas kelebihan kas anak usaha serta mengurangi risiko jika kas tersebut tidak digunakan secara optimal. Perjanjian ini juga dinilai dapat menjadi pelengkap untuk aliran cash agar mendapatkan nilai tambah finansial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×