kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laporan PDB mengecewakan, IHSG terus memerah


Kamis, 05 Februari 2015 / 12:20 WIB
ILUSTRASI. Seabank tawarkan promo cashback hing 100% bagi mereka yang akan makan di HokBen


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama, Kamis (5/2) terus turun. Penurunan terjadi seiring dengan laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 sebesar 5,02%. 

Seperti diketahui, BPS telah mengumumkan angka Produk Domestik Bruto (PDB) selama tahun 2014. Pertumbuhan PDB Indonesia 2014 dibandingkan 2013 sebesar 5,02%, menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir. 

Data RTI menunjukkan, IHSG sampai pukul 12.00 WIB berada pada posisi 5.275,08, turun 0,76% atau 40,20 point dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang sebesar 5.315,28. 

Di sesi pertama, total frekuensi perdagangan saham mencapai 123.151 kali, dengan total volume perdagangan sebesar 2,75 miliar lot dan total nilai sebesar Rp 3,39 triliun. Sebanyak 110 saham mengalami peningkatan harga, 145 saham memerah, dan 92 saham tidak bergerak.  

Dari 10 sektor IHSG, hanya 2 sektor yang menghijau, sementara 8 sektor yang lain memerah. Dua sektor yang menghijau adalah sektor pertanian dengan kenaikan sebesar 0,87% dan industri dasar sebesar 0,24%. 

Untuk 8 sektor yang memerah, penurunan paling besar dialami aneka industri (1,67%), infrastruktur (1,17%), keuangan (1,07%), barang konsumen (0,9%), manufafaktur (0,82%), pertambangan (0,51%), konstruksi (0,28%), dan perdagangan (0,27%). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×