kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.796   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Langkah IHSG menunggu penyusunan kabinet


Senin, 20 Oktober 2014 / 21:05 WIB
Langkah IHSG menunggu penyusunan kabinet
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara, Senin (19/10/2020).


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal pekan. Senin (20/10) IHSG ditutup naik 0,23% ke 5.040,53. Investor asing pun mencatatkan net buy Rp 760,61 miliar.

Pergerakan IHSG searah dengan bursa Asia yang tercermin dalam indeks MSCI Asia Pacific. Bursa ini naik hingga 2,1% ke 136,54 pada pukul 16.07 waktu Hong Kong.

Fajar Wahyudi, Analis CIMB Securuities mengatakan, IHSG naik masih didorong oleh euforia pelantikan presiden dan wakil presiden yang baru, Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Meski begitu, ia melihat euforia ini hanyalah bersifat sementara. "Setelah momen ini masih ada tantangan yang berat, jika Jokowi tak bisa mengatasinya, maka tak heran jika IHSG ke depannya akan kembali tertekan," ungkapnya.

Tantangannya yaitu, biaya gas, tarif dasar listrik, dan bahan bakar minyak (bbm) yang dipredisikan akan naik. Jika naik, ini bisa membuat inflasi akan naik. "Kalau naik, maka BI juga akan menaikan suku bunga," tambah Fajar.

Selain itu, setelah euforia ini, para investor masih akan menunggu nama-nama yang akan masuk dalam daftar menteri di kabinet Jokowi. Menurut Fajar, kalau ada satu nama yang tak sesuai harapan pasar, maka IHSG akan berpeluang untuk koreksi.

Dia memprediksi, hari ini IHSG berpeluang untuk melemah di kisaran 5.000-5.100.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×