kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.973   -40,00   -0,22%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Langkah bursa Asia mencermati Tiongkok


Kamis, 18 Februari 2016 / 06:39 WIB


Reporter: Rinaldi Mohamad Azka | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah reli selama beberapa hari terakhir, pasar saham di kawasan Asia kemarin (17/2) menurun. Indeks MSCI Asia Pasifik menyusut 0,9 % menjadi 117,64 pada pukul 16:24 waktu Hong Kong.

Dalam sepekan terakhir, indeks yang menjadi parameter pergerakan pasar saham Asia ini telah menguat 8%, setelah pada Jumat (12/2) jatuh ke level terendah dalam 3,5 tahun terakhir. Indeks jatuh di tengah kecemasan atas prospek pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Indeks Nikkei225 menyusut 1,36%.

Di saat yang sama, yen Jepang menguat 0,5% menjadi 113,47 per dollar AS. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,57%, sementara indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru menguat 0,2%. Adapun indeks Straits Times Singapura dan Kospi Korea Selatan menurun masing-masing 0,23%.

Indeks Shanghai Tiongkok dan indeks BSE Bombay naik masing-masing 1,1% dan 0,82%. David Sutyanto, Kepala Riset First Asia Capital, menilai, pasar masih mencermati rebound harga minyak mentah dan rilis data ekonomi China.

"Kucuran kredit perbankan di China pada Januari 2016 melonjak menjadi CNY 2,51 triliun dibandingkan posisi Desember 2015 senilai CNY 597,8 miliar," ungkap dia, Rabu (17/2).

Lanjar Nafi, analis Reliance Capital mengatakan, saat ini investor di bursa Asia tengah mencari save haven seperti mata uang yen dan obligasi negara di Asia. Bursa Asia hari ini bisa dipengaruhi oleh data dari Tiongkok mengenai inflasi Januari 2016. Ekspektasinya naik 1,9% dari sebelumnya 1,6%.

Menurut Lanjar, jika data ini sesuai ekspektasi, maka bursa Asia akan positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×