kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lakukan Pendekatan Berbasis Value Investing, Panin AM Cetak Return Reksadana Positif


Minggu, 18 Desember 2022 / 21:13 WIB
Pasar modal.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

Selanjutnya, Panin Dana Teladan diisi oleh tiga sektor saham utama, yakni perbankan, komoditas, dan infrastruktur – telekomunikasi.

Saham–saham dari perbankan yang masuk ke produk ini adalah BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, AGRO dan PNBN. Selanjutnya, saham komoditas seperti BUMI dan MDKA masuk ke dalam portofolio Panin Dana Teladan. Adapun, sektor telekomunikasi diisi oleh TOWR dan TLKM.

Untuk tahun depan, Rudiyanto melihat apabila terjadi resesi global, suku bunga bisa turun lebih cepat. Sehingga penurunan suku bunga tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap reksadana saham.

Senada, Research & Consulting Manager PT Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro memperkirakan reksadana masih akan menjadi instrumen yang prospektif di tahun depan.

Baca Juga: Saham Gojek Tokopedia (GOTO) Rontok, Bagaimana Prospeknya?

Sebab, reksadana memiliki beberapa pilihan instrumen seperti reksadana saham, obligasi, pasar uang, dan campuran, sehingga AUM juga akan bertumbuh.

"Jadi bisa diversifikasi ke beberapa jenis reksadana," katanya.

 

Selain itu, reksadana yang terkenal menawarkan return yang lebih tinggi daripada return benchmarknya akan menjadi pilihan utama investor. Namun investor perlu mencermati timing yang tepat untuk masuk ke reksadana yang dipilih karena akan menentukan gain yang didapat.

"Cara mendapatkan timing yang tepat tentunya dengan paham kondisi market kapan akan beralih dari situasi bearish ke bullish," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×