kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Lagi, ENRG tarik utang baru


Rabu, 11 Desember 2013 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Nobu Bank/bank nobu


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Di pengujung tahun, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menarik pinjaman hingga US$ 293 juta. Setelah pada Kamis (5/12) memperoleh US$ 90 juta, perusahaan minyak dan gas (migas) milik Grup Bakrie ini kembali menarik pinjaman senilai US$ 203 juta.

Pinjaman baru ini diperoleh dari sejumlah kreditur. Mereka adalah Bank of America Merrill Lycnh, Bank of India, dan Intesa Sanpaolo SpA.

Imam P Agustino, Direktur Utama ENRG mengatakan, pinjaman anyar ini akan digunakan untuk membayar sisa utang kepada ND Owen Holdings Limited.

Berdasarkan laporan keuangan ENRG per akhir September 2013, total utang kepada ND Owen sekitar US$ 233,94 juta. "Kami pinjam ND Owen untuk akuisisi CNOOC ONWJ 2011 lalu," ujar Imam.

Pada 3 September 2013, perseroan telah melunasi sebagian pokok pinjaman senilai US$ 30 juta. Tenor dari pinjaman ini adalah lima tahun.

Sedangkan bunga yang dikenakan libor+6%. Menurut Imam, beban bunga yang dikenakan pada pinjaman baru ini lebih rendah dari pinjaman ND Owen.

ND Owen memberikan bunga 20% per tahun. Pinjaman ini sejatinya jatuh tempo akhir 2014 mendatang. Imam mengklaim, tahun depan beban bunga bisa berkurang sekitar US$ 26 juta per tahun.

Sebagai gambaran, hingga September 2013 beban keuangan ENRG tercatat sebesar US$ 73,09 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×