Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli
Dengan raihan tersebut, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) itu pun membukukan laba bersih per saham dasar sebesar Rp 7,46 di akhir 2024, naik dari Rp 3,92 di akhir 2023.
Per 31 Desember 2024, WTON punya jumlah aset Rp 7,19 triliun. Ini turun dari Rp 7,63 triliun per 31 Desember 2023.
Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp 3,50 triliun di akhir Desember 2024, turun dari Rp 4 triliun di akhir Desember 2023. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 3,68 triliun sepanjang 2024, naik tipisdari Rp 3,62 triliun di akhir tahun 2023. “Ini mencerminkan perbaikan struktur modal,” katanya.
Baca Juga: Wika Beton (WTON) Raup Kontrak Baru Rp 4,99 Triliun per Oktober 2024
WTON memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 597,55 miliar di akhir Desember 2024, naik dari Rp 407,21 miliar di periode sama tahun sebelumnya.
“Capaian positif ini tidak lepas dari strategi efisiensi biaya, penguatan rantai pasok, serta pemanfaatan peluang di proyek-proyek strategis,” papar Yushadi.
Selanjutnya: Mayoritas Berawan, Berikut Prakiraan Cuaca Maluku Selasa (25/3) & Rabu (26/3)
Menarik Dibaca: Poipoi Bisa Jadi Pilihan Camilan untuk Anak, Ini Kandungan dan Variannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News