kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laba mengempis, ini kata manajemen AUTO


Rabu, 25 Februari 2015 / 17:22 WIB
Laba mengempis, ini kata manajemen AUTO
ILUSTRASI. Game Unfollow Buatan Mana? Simak Spesifikasi PC dan Tanggal Rilis Game Horor ini


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Peningkatan volume di pasar pabrikan (OEM), pasar suku cadang pengganti (REM), dan pasar ekspor tidak serta merta membuat kinerja PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melambung.

Laba perseroan turun sebesar 8% dari Rp 948,01 miliar menjadi Rp 871,65 miliar per akhir tahun lalu. Robby Sani, Direktur AUTO mengatakan, penurunan itu disebabkan kenaikan biaya material akibat melemahnya nilai tukar rupiah. Selain itu juga ada kenaikan beban dari upah karyawan. "(Semua beban itu) tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pelanggan," ujarnya dalam pernyataan resmi," Rabu (25/2). 

Mengutip laporan keuangan perseroan, beban penjualan yang naik dari Rp 439,44 miliar menjadi Rp 564,87 miliar. Beban umum dan administrasi perseroan pun melambung dari Rp 601,17 miliar menjadi Rp 726,42 miliar. Biaya keuangan juga membengkak dari Rp 87,26 miliar menjadi Rp 97,38 miliar. Perseroan pun mengalami rugi aktuarial imbalan pasca kerja sebesar Rp 34,53 miliar. 

Sementara itu, dari segi pendapatan bersih, anak usaha Grup Astra ini mengalami peningkatan dari Rp 10,7 triliun menjadi Rp 12,25 triliun. Roby merinci, di segmen perdagangan (trading), perusahaan mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 16,14% menjadi Rp 5,05 triliun. 

Kenaikan ini didorong menguatnya permintaan dari pasar suku cadang pengganti dan ekspor. Selanjutnya, dari bisnis manufaktur, AUTO membukukan pendapatan sebesar Rp 7,2 triliun atau naik 13,4% secara year-on-year (yoy).  "Kenaikan ini penuhnya kontribusi pendapatan dari Pakoakuina," kata Robby. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×