kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba Jembo Cable naik 23,37% di kuartal I


Kamis, 04 Mei 2017 / 12:53 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Produsen kabel, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) mencatatkan laba bersih kuartal pertama 2017 sebesar Rp 42,41 miliar. Angka ini meningkat 23,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 34,37 miliar.

Laporan keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (4/5), menyebutkan kenaikan laba bersih ditunjang peningkatan penjualan bersih kuartal pertama 2017 sebesar Rp 540,17 miliar. Angka tersebut naik tipis 3,29% dibandingkan  periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 522,96 miliar.

Penjualan bersih masih didominasi permintaan dari lokal. Pada kuartal pertama 2017, penjualan lokal mencapai Rp 525,22 miliar, naik 10,75% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 474,23 miliar.

Sementara permintaan ekspor berkontribusi sebesar Rp 14,95 miliar. Angka ini menurun 69,32% dibandingkan permintaan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 48,73 miliar.

Sementara beban pokok penjualan pada kuartal pertama 2017 sebesar Rp 447,04 miliar, naik 0,39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 445,30 miliar.

Dus, laba kotor JECC pada kuartal pertama 2017 menjadi sebesar Rp 93,13 miliar, atau masih tumbuh 19,93% year on year (yoy).

JECC juga mengantongi laba selisih kurs sebesar Rp 1,32 miliar pada Maret 2017. Namun, keuntungan kurs lebih rendah 79,49% dari periode tahun sebelumnya yang tercatat Rp 6,43 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×