kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba Bersih Bayan Resources (BYAN) Terkoreksi 12,45% pada Kuartal I-2026


Senin, 04 Mei 2026 / 13:41 WIB
Laba Bersih Bayan Resources (BYAN) Terkoreksi 12,45% pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatat penurunan kinerja keuangan sepanjang kuartal I-2026. (Dok/BYAN)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pertambangan batubara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatat penurunan kinerja keuangan sepanjang kuartal I-2026, baik dari sisi top line maupun bottom line.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan BYAN berkurang 7,70% year on year (yoy) menjadi US$ 821,65 juta pada kuartal I-2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 890,15 juta.

Sebagian besar pendapatan BYAN pada kuartal I-2026 berasal dari segmen batubara yakni US$ 1,11 miliar atau turun 5,13% yoy dibandingkan periode sebelumnya US$ 1,17 miliar. Sebaliknya, pendapatan dari segmen nonbatubara tumbuh 16,78% yoy dari US$ 431,36 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 503,74 juta pada kuartal I-2026.

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih Adaro Andalan Indonesia (AADI) Menyusut di Kuartal I-2026

Seluruh pendapatan tersebut kemudian dikurangi oleh eliminasi sebesar US$ 791,76 juta pada akhir kuartal I-2026.

BYAN mampu memangkas beban pokok pendapatan sebesar 3,53% yoy menjadi US$ 554,59 juta pada kuartal I-2026, dari sebelumnya yaitu US$ 574,90 juta.

Alhasil, BYAN memperoleh laba bruto sebesar US$ 267,06 juta pada kuartal I-2026 atau menurun 15,29% yoy dibandingkan laba bruto perusahaan pada kuartal I-2025 yakni US$ 315,25 juta.

BYAN turut mengantongi laba sebelum pajak sebesar US$ 248,63 juta pada kuartal I-2026 atau terkoreksi 12,02% yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni US$ 282,61 juta.

Hasil ini dibarengi oleh penurunan beban penjualan 7,03% yoy dari US$ 10,52 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 9,78 juta pada kuartal I-2026.

Baca Juga: Ada Potensi Bullish, Begini Proyeksi Harga Bitcoin ke Depan

Hingga akhir kuartal I-2026, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk BYAN tercatat sebesar US$ 190,79 juta. Angka ini terkoreksi 12,45% yoy dibandingkan laba bersih BYAN pada kuartal I-2025 yaitu US$ 217,91 juta.

BYAN memiliki total aset sebanyak US$ 3,51 miliar pada akhir kuartal I-2026 atau meningkat 3,85% dibandingkan total aset perusahaan pada akhir 2025 senilai US$ 3,38 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×