kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Laba bersih 2010 melonjak 99%, BTPN tak bagi-bagi dividen


Senin, 04 April 2011 / 16:47 WIB
Konsumen bertransaksi di sebuah pusat belanja di Jakarta, Selasa (8/1). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/08/01/2019


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Peningkatan laba bersih PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) tahun 2010 sebesar 99% menjadi Rp 836,8 miliar tak lantas membuat BTPN merencanakan pembagian dividen tahun ini.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BTPN memutuskan, laba bersih tersebut akan dibukukan sebagai cadangan perseroan sesuai UU Perseroan Terbatas dan laba ditahan (retained earning).

Sebesar Rp 3,78 miliar dari laba bersih disisihkan untuk menambah cadangan perseroan yang sekarang berjumlah Rp 18,8 miliar. Sementara sisa laba bersih tahun 2010 sebesar Rp 833,04 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan.

Keputusan tersebut, kata Direktur Utama BTPN Jerry Ng, Senin (4/4), mencerminkan komitmen dan konsistensi pemegang saham dalam mendukung dan memperkuat bisnis BTPN ke depan.

"Hingga tahun 2013, manajemen tidak akan mengusulkan pembagian dividen untuk meningkatkan pertumbuhan usaha," ujar Direktur Kepatuhan sekaligus Sekretaris Perusahaan BTPN Anika Faisal, Senin, (4/4).

Sekedar catatan, BTPN menargetkan dapat menyalurkan kredit sebesar Rp 30 triliun tahun ini. Di tahun 2010, pertumbuhan kredit BTPN mencapai 48% menjadi Rp 23,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×