kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba anjlok 48,9%, simak rekomendasi saham Merdeka Copper Gold (MDKA)


Senin, 19 April 2021 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Laba anjlok 48,9%, simak rekomendasi saham Merdeka Copper Gold (MDKA)


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Per 31 Desember 2020, MDKA memiliki cadangan 32,8 juta ons emas dan 8,9 juta ton tembaga. Cadangan ini mengungguli perkiraan cadangan Ciptadana Sekuritas, yakni  8,8 juta ton untuk tembaga dan 28 juta ons untuk emas.

Meskipun kinerja MDKA lebih rendah dari perkiraan, Ciptadana Sekuritas mempertahankan perkiraan laba bersih  MDKA tahun 2021-2022. Perkiraan ini dengan mempertimbangkan prospek volume dan harga komoditas yang menguntungkan.

Baca Juga: Ciptadana jadikan Merdeka Copper Gold (MDKA) sebagai top pick pada sektor metal

Tahun ini, MDKA diperkirakan membukukan pendapatan senilai US$ 332 juta dengan laba bersih senilai US$ 70 juta. Sementara di 2022, MDKA diperkirakan bakal meraup pendapatan senilai US$ 512 dengan laba bersih mencapai US$ 130 juta.

“Kami mengharapkan peningkatan yang signifikan dari segmen tembaga seiring kenaikan harga tembaga,” tulis Thomas dalam riset, Jumat (16/4). MDKA juga diuntungkan dengan booming-nya manufaktur kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Ciptadana merekomendasikan beli saham MDKA dengan target harga Rp 3.900. Ciptadana Sekuritas juga mempertahankan MDKA sebagai pilihan utama untuk sektor tambang logam. 

Selanjutnya: Aksi korporasi akan mendorong saham Saratoga (SRTG) makin atraktif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×