kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kurs Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS di Perdagangan Perdana 2023


Senin, 02 Januari 2023 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Senin (2/1) pukul 9.18 WIB, kurs rupiah spot menguat 0,19% ke Rp 15.543 per dolar AS.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan tahun 2023. Senin (2/1) pukul 9.18 WIB, kurs rupiah spot menguat 0,19% ke Rp 15.543 per dolar AS.

Pada tahun 2022, kurs rupiah mengakumulasi pelemahan 9,18%. Kurs rupiah ditutup pada Rp 15.573 per dolar AS pada Jumat (30/12).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah memimpin penguatan mata uang Asia saat pasar keuangan sebagian tutup. Rupiah menguat bersama dengan yen Jepang dan baht Thailand.

Sementara won Korea memimpin pelemahan mata uang Asia pagi ini. Mata uang negeri ginseng ini melemah 0,65% terhadap dolar AS. Penguatan won disusul oleh yuan offshore, dolar Singapura, dolar Hong Kong. 

Baca Juga: Ketidakpastian Masih Menyelimuti, Begini Arah Pergerakan Rupiah di Tahun 2023

Mata uang Asia tertekan pada tahun lalu di tengah penguatan nilai tukar dolar AS. Bahkan pelemahan mata uang Asia mendekati kondisi terburuk saat krisis 1997. The greenback menguat saat Federal Reserve mengerek suku bunga acuan Fed Funds Rate dengan agresif. 

Aksi jual investor asing di pasar saham Asia menebal tahun lalu saat dolar menguat. Tapi, pembalikan kebijakan Covid di China yang diumumkan pada akhir 2022 menjadi sinyal positif, baik bagi pasar uang maupun pasar saham Asia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×