kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Kurs rupiah melemah di tengah antisipasi inflasi AS


Selasa, 13 Februari 2018 / 17:38 WIB
ILUSTRASI. Rupiah di Bank Indonesia


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat menguat di sesi awal perdagangan, nilai tukar rupiah akhirnya ditutup melemah pada Selasa (13/2) sore. Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah terdepresiasi 0,09% ke posisi Rp 13.651 per dollar Amerika Serikat (AS). Bank Indonesia (BI) juga mencatat, rupiah melemah 0,28% ke Rp 13.644 per dollar AS.

Andri Hardianto, analis PT Asia Tradepoint Futures mengatakan, rupiah sempat menguat di awal perdagangan karena pasar modal di AS, Wall Street sudah rebound dan terlihat stabil.

Namun, memasuki perdagangan siang hingga penutupan, pelaku pasar fokus pada data inflasi AS, yang diprediksi tumbuh. Data ini akan dirilis pada Rabu (14/2) malam. Selain itu, Andri menyebut, data inflasi Inggris yang dirilis hari ini menyebabkan pelaku pasar melakukan aksi jual di Wall Street dan beralih ke pasar obligasi.

Andri memproyeksikan, besok, rupiah masih bisa menguat terbatas di sesi awal perdagangan. Namun, mata uang Garuda diprediksi tetap melemah pada penutupan perdagangan. "Karena data inflasi AS baru dirilis Rabu malam, jadi pagi hari rupiah bisa sedikit menguat dengan catatan Wall Street pada malam ini tidak bergejolak," kata Andri, Selasa (13/2).

Sementara, dari dalam negeri, pasar menantikan Rapat Dewan Gubernur BI pada 14-15 Februari untuk menentukan suku bunga. Selain itu, akan ada rilis data neraca perdagangan. Namun, Andri memproyeksikan sentimen tersebut belum cukup menjaga rupiah apabila respons pelaku pasar ke kondisi di AS lebih dominan. "Tetap bersandar pada faktor sentimen dari eksternal," katanya.

Perkiraan Andri, besok, rupiah bergerak di rentang Rp 13.600 per dollar AS hingga Rp 13.660 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×