kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Lembaga Keuangan di Wall Street Prediksi The Fed Pangkas Suku Bunga Pertengahan 2026


Kamis, 12 Februari 2026 / 21:24 WIB
Lembaga Keuangan di Wall Street Prediksi The Fed Pangkas Suku Bunga Pertengahan 2026
ILUSTRASI. Para trader bekerja di lantai bursa NYSE di New York. (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YOR. Mayoritas lembaga keuangan global di Wall Street memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), baru akan mulai memangkas suku bunga acuan pada pertengahan 2026. 

Proyeksi ini mencerminkan keyakinan bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS masih cukup solid sehingga The Fed punya ruang untuk menahan suku bunga lebih lama.

Goldman Sachs dan Morgan Stanley memproyeksikan pemangkasan suku bunga pertama akan terjadi pada Juni 2026. Sementara itu, J.P. Morgan justru melihat arah kebijakan yang berbeda, dengan memperkirakan kenaikan suku bunga baru akan terjadi pada 2027.

Baca Juga: Wall Street Senin (8/9): S&P 500 & Nasdaq Naik, Optimistis The Fed Pangkas Suku Bunga

Data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan ekonomi AS masih tangguh. Pertumbuhan lapangan kerja pada Januari meningkat di atas perkiraan, sementara tingkat pengangguran turun ke 4,3%. 

Kondisi ini memberi sinyal stabilitas pasar tenaga kerja dan memungkinkan The Fed mempertahankan suku bunga sambil terus memantau pergerakan inflasi.

“Pasar tenaga kerja yang kuat memberi ruang bagi The Fed untuk bersabar,” tulis Reuters mengutip pandangan pelaku pasar.

Setelah rilis data tersebut, Citigroup merevisi proyeksinya dan menggeser perkiraan pemangkasan suku bunga pertama dari Maret menjadi April 2026. Citigroup memperkirakan total pemangkasan suku bunga sepanjang 2026 mencapai 75 basis poin dalam tiga tahap.

Survei Reuters juga menunjukkan The Fed diperkirakan menahan suku bunga hingga masa jabatan Ketua The Fed Jerome Powell berakhir pada Mei 2026, sebelum memangkas suku bunga pada Juni. 

Namun, sejumlah ekonom mengingatkan kebijakan moneter berpotensi menjadi lebih longgar di bawah kepemimpinan penerus Powell.

Baca Juga: BREAKING NEWS! The Fed Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin, Risiko Ekonomi Tinggi

Di pasar keuangan, pelaku pasar hampir sepenuhnya memperkirakan suku bunga akan tetap pada pertemuan Maret mendatang. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang The Fed menahan suku bunga mencapai lebih dari 94%.

Untuk keseluruhan 2026, sebagian besar bank investasi besar,termasuk Goldman Sachs, Morgan Stanley, Bank of America, Barclays, Nomura, dan UBS, memperkirakan total pemangkasan suku bunga sekitar 50 basis poin, dengan suku bunga acuan bergerak ke kisaran 3,00%–3,25%.

Sebaliknya, BNP Paribas, HSBC, Standard Chartered, dan J.P. Morgan memperkirakan The Fed tidak akan memangkas suku bunga sama sekali pada 2026, dan mempertahankannya di kisaran 3,50%–3,75%. Bahkan, Macquarie membuka peluang kenaikan suku bunga pada kuartal IV-2026.

Baca Juga: Melihat Potensi Arus Dana Asing Usai The Fed Pangkas Suku Bunga

Perbedaan pandangan ini menegaskan ketidakpastian arah kebijakan moneter AS ke depan, yang sangat bergantung pada dinamika inflasi dan kekuatan ekonomi Amerika Serikat.

Selanjutnya: Prabowo Akan Resmikan SPPG Polri di Pamerah Besok, Rekayasa Lalin Situasional

Menarik Dibaca: Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×