kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kurs Jisdor, rupiah hari ini menguat ke level Rp 14.126 per dolar AS


Senin, 14 Oktober 2019 / 10:19 WIB
Kurs Jisdor, rupiah hari ini menguat ke level Rp 14.126 per dolar AS
ILUSTRASI. Seorang Teller menghitung uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di Bank Mandiri, Jakarta, Senin (7/1/2018). Rupiah hari ini menguat di kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Pada Senin (14/10/2019), rupiah di kurs Jisdor bertengger di level Rp


Reporter: Tendi Mahadi, Yasmine Maghfira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah hari ini menguat di kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Pada Senin (14/10), rupiah di kurs Jisdor bertengger di level Rp 14.126 per dolar AS.

Sementara pada akhir pekan lalu, rupiah di kurs Jisdor berada di level Rp 14.139 per dolar AS.

Baca Juga: IHSG menguat 0,71% di awal perdagangan Senin (14/10)

Selain di kurs Jisdor, rupiah di pasar spot juga menguat pada pagi hari ini. Mengutip Bloomberg pada pukul 9.42 WIB, rupiah terpantau menguat 0,13% ke level Rp 14.119 per dolar AS.

Sejumlah analis menilai tren penguatan rupiah hari ini terdorong sejumlah faktor. Di antaranya sejalan dengan  berakhirnya negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China yang memunculkan optimisme bahwa perang dagang segera berakhir. 

Alhasil, peluang rupiah melanjutkan penguatan di awal pekan ini terbuka lebar.

Analis Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf Siregar mengatakan, kedua negara akhirnya menyepakati beberapa persyaratan, seperti penundaan tarif impor tambahan terhadap barang asal China yang seharusnya efektif pada 15 Oktober. "Sentimen positif tersebut akan menguatkan rupiah di perdagangan Senin," kata dia. 

Baca Juga: Jelang siang, harga emas spot masih melemah kisaran US$ 1.487,12 per ons troi

Sementara ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, data inflasi Negeri Paman Sam periode September yang cuma 0,0% atau lebih rendah dari konsensus analis sebesar 0,1% membuat tekanan pada the greenback semakin besar. Karena itu, rupiah dapat mengambil kesempatan untuk melanjutkan penguatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×