Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • EMAS709.000 -0,56%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

KSEI resmikan simplifikasi pembukaan rekening saham

Jumat, 26 April 2019 / 22:06 WIB

KSEI resmikan simplifikasi pembukaan rekening saham
ILUSTRASI. Gerai Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

KONTAN.CO.ID - SURABAYA. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meresmikan simplifikasi pembukaan rekening saham bagi para investor. Simplifikasi itu merupakan implementasi KSEI sebagai self regulatory organization (SRO) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk memberikan edukasi serta literasi bagi investor di pasar modal.

Direktur KSEI Supranoto Prajogo menegaskan bahwa simplifikasi tersebut merupakan simplifikasi secara proses dan bukan merupakan simplifikasi dalam hal persyaratan. Simplifikasi ini dilakukan dalam rangka peningkatan basis konsumen dengan mempermudah persyaratan untuk menjadi investor di pasar modal.


Sebelumnya, pembukaan rekening efek dan rekening dana nasabah investor pasar modal masih terbatas di kantor pusat perusahaan efek. Namun simplifikasi tersebut membuat para calon investor tak lagi mesti jauh-jauh menuju kantor perusahaan efek. Para investor bisa langsung mendaftar melalui aplikasi perusahaan-perusahaan efek tersebut.

Pembukaan rekening efek sebelumnya memakan waktu 3 hari hingga 7 hari. Namun kini, melalui platform dalam jaringan yang diselenggarakan oleh KSEI, para calon investor hanya membutuhkan waktu paling lama 30 menit saja.

Dalam acara Capital Market Summit and Expo 2019 yang diselenggarakan di Dyandra Convention Centre Surabaya, Supranoto menjelaskan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk membuka rekening lantaran verifikasi data persyaratan yang dibutuhkan belum terdigitalisasi.

Namun kini dengan platform yang disediakan oleh KSEI tersebut, seluruh proses verifikasi persyaratan sudah dapat dilakukan dalam hitungan menit saja. Hal ini lantaran KSEI sendiri sudah dapat memberikan verifikasi persyaratan lewat kerjasama yang dijalin bersama pihak lain. “Lewat sistem ini, calon investor tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menerima SID dan SRE,” ungkapnya.

Tahun ini sendiri KSEI ditargetkan oleh OJK untuk menambah 250.000 investor pasar modal yang baru. Sedangkan sepanjang tahun 2018 lalu, KSEI berhasil menghimpun sejumlah 850.000 investor.

“Itu berarti nanti di akhir tahun harus ada sekitar 1,1 juta investor. Sedangkan per akhir Maret lalu, penambahannya sudah sebesar 30.000 investor baru,” ungkap Supranoto, Jumat (26/4).

Meski sudah berjalan, namun Supranoto menegaskan bahwa simplifikasi ini belum maksimal. Dari 14 perusahaan efek yang mengikuti pilot project simplifikasi ini pada tahun lalu, baru empat perusahaan saja yang sudah bisa mengimplementasikan simplifikasi tersebut. Keempat perusahaan efek itu adalah RHB Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, dan juga BNI Sekuritas.

Supranoto sendiri belum bisa memastikan, kapan keduabelas perusahaan sekuritas lainnya bisa turut mengimplementasikan simplifikasi tersebut. “Mereka yang belum bisa mengimplementasikan karena masih harus mengurus aplikasi dan juga kerjasama dengan bank RDN,” jelasnya.


Reporter: Aloysius Brama
Editor: Yoyok
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0669 || diagnostic_web = 0.2988

Close [X]
×