kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Krisis Turki mengangkat harga aluminium


Selasa, 14 Agustus 2018 / 20:59 WIB
Krisis Turki mengangkat harga aluminium
ILUSTRASI. Aluminium produksi Rusal, Rusia

Berita Terkait

Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga aluminium terlihat cenderung stabil walau memang sempat melonjak setelah heboh krisis Turki.

Mengutip Bloomberg, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange melemah 1,09% menjadi US$ 2.082 per metrik ton. Sebelumnya, Jumat (10/8) harga aluminium sempat menguat 1,29% ke US$ 2.105 per metrik ton.


Analis Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto mengatakan harga aluminium sempat menguat karena terpengaruh perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Turki. AS menerapkan tarif impor aluminium dan baja kepada Turki. Bahkan dalam cuitan Presiden AS Donald Trump Sabtu (11/8), dia akan menaikkan tarif impor aluminium menjadi 20% dan baja menjadi 50%.

Namun, Andri mengatakan sebelum masalah geopolitik Turki dan AS muncul, pasokan aluminium global sudah berkurang. Produksi perusahaan aluminium terbesar asal Rusia telah mendapat sanksi dari AS yang melarang perusahaan AS untuk membeli aluminium produksi Rusal.

Selanjutnya, penerapan tarif impor aluminium dan baja AS kepada China juga menggangu perusahaan China untuk memproduksi aluminium.

Andri mengatakan berdasarkan data LME stok aluminium per Jumat (10/8) turun 35.450 ton. Dengan kondisi pasokan aluminium yang menurun sementara permintaan masih stabil, Andri memproyeksikan potensi harga aluminium bisa kembali naik.

"Selama sanksi AS pada Rusal belum dicabut, pasokan aluminium akan terganggu," kata Andri Selasa (14/8). Harga aluminium di semester II 2018 juga bisa cenderung menguat karena secara historis di akhir tahun banyak smelter aluminium di China yang menghentikan produksi karena ongkos produksi di musim dingin lebih mahal.

Andri memproyeksikan harga aluminium di Rabu (15/8) berada di rentang US$ 2.020 per metrik ton-US$ 2.160 per metrik ton. Sementara untuk sepekan harga aluminium berada dikisaran US$ 1.990 per metrik ton-US$ 2.210 per metrik ton.




TERBARU

Close [X]
×