kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Konsorsium proyek Grup Bakrie bakal merilis sukuk hingga US$ 2 miliar


Senin, 30 Maret 2020 / 21:03 WIB
ILUSTRASI. Dari kirI: Suasana kantor PT. Bakrie & Brothers (BNBR) di Bakrie Tower, Jumat (13/12).BNBR berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp.349,496 miliar pada kuartal III 2019, meningkat 128,62 % dibanding periode sama tahun lalu yang mencatatkan kerugian Rp.1


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) bakal melanjutkan mega proyek pembangkit litrik Tanjung Jati A berkapasitas 2,660 megawatt (MW). Nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai US$ 2,8 miliar.

Amri Aswono Putro, Direktur Keuangan BNBR mengatakan, pencarian dana hingga ke luar negeri bakal dilakukan untuk memuluskan rencana tersebut. "Rencananya akan ada penerbitan sukuk di Malaysia," ujarnya, Senin (30/3).

Baca Juga: Bakrie & Brothers (BNBR) kembali mencetak laba pada 2019, ini faktor pendorongnya

Namun, penerbitan emisi tersebut menjadi tugas perusahaan asal Malaysia, YTL Corporation. "Pasar sukuk di Malaysia itu besar," imbuh Amri.

Asal tahu saja, dalam proyek yang berlokasi di Cirebon tersebut, BNBR turut menggandeng YTL. Keduanya membentuk perusahaan patungan bernama PT Tanjung Jati Power Company.

Adapun porsi kepemilikan BNBR dalam Tanjung Jati Power sebesar 20%. YTL menguasai 80% sisanya.

Baca Juga: Bakrie & Brothers (BNBR) masih akan merestrukturisasi sisa tagihan utang




TERBARU

[X]
×