kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Konflik AS-Iran Buntu, Selat Hormuz Jadi Kunci Nasib Harga Minyak


Kamis, 28 Mei 2026 / 09:10 WIB
Konflik AS-Iran Buntu, Selat Hormuz Jadi Kunci Nasib Harga Minyak
ILUSTRASI. NORWAY-SWF/ESG (REUTERS/Eli Hartman)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berjangka WTI naik mendekati US$ 90 per barel pada hari Kamis (28/5). Harga minyak pulih setelah terkoreksi sehari sebelumnya karena negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tetap buntu atas beberapa isu kunci yang terkait dengan pengakhiran konflik. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Kamis (28/5), di antara hambatan utama adalah tuntutan Teheran untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz dan melestarikan program nuklirnya. 

Presiden AS Donald Trump juga menegaskan kembali bahwa Washington tidak akan menerima apa yang ia sebut sebagai kesepakatan yang buruk, sambil menolak setiap pencabutan sanksi meskipun Iran menyerukan penghentian serangan dan konsesi ekonomi. 

Sementara itu, televisi pemerintah Iran melaporkan adanya draf perjanjian tidak resmi yang bertujuan untuk menghentikan perang, meskipun Gedung Putih menolak klaim tersebut sebagai "sebuah rekayasa sepenuhnya." 

Meskipun demikian, harga minyak tetap berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut di tengah harapan bahwa kedua pihak pada akhirnya dapat mengamankan perjanjian perdamaian dan membuka kembali Selat Hormuz.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×