kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.509   9,00   0,05%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kompak, Rupiah Jisdor Menguat 0,11% ke Rp 15.137 Per Dolar AS Pada Rabu (18/1)


Rabu, 18 Januari 2023 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 15.137 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (18/1),KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 15.137 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (18/1), menguat 0,11% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.154 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 15.088 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Rabu (18/1), menguat 0,51% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.165 per dolar AS.

Rupiah memimpin penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS. Selain rupiah, rupee India juga menguat 0,47%, pesso Filipina mengua t 0,42%, ringgit Malaysia menguat 0,12%, won Korea menguat 0,11%, baht Thailand menguat 0,09%, dolar Singapura menguat 0,02% dan dolar Taiwan menguat 0,02%.

Baca Juga: Rupiah Spot Ditutup Menguat 0,51% ke Rp 15.088 Per Dolar AS Pada Rabu (18/1)

Sementara itu mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 1,62%, dolar Hong Kong melemah 0,13%, dan yuan China melemah 0,01% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 102,28, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 102,39. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×