kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kliring Berjangka Indonesia luncurkan KBI e-ducentre


Senin, 11 Mei 2020 / 13:50 WIB
Kliring Berjangka Indonesia luncurkan KBI e-ducentre


Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) meluncurkan KBI e-ducentre. Ini adalah pusat riset, edukasi serta literasi untuk industri perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang dan pasar fisik, yang dikembangkan oleh KBI. 

Peluncuran secara resmi dilaksanakan pada Jumat (8/5). KBI merancang pusat edukasi ini dengan mempertimbangkan kondisi saat ini. "Sejalan dengan gelombang disrupsi dan era new normal yang sarat dengan teknologi, KBI e-ducentre juga akan memanfaatkan platform teknologi dalam kegiatan operasionalnya,” tutur Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama KBI, melalui keterangan resmi, Senin (11/5). 

Fajar menuturkan, kehadiran KBI e-ducentre ini diharapkan bisa membantu menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, terutama di bidang perdagangan berjangka komoditas dan resi gudang. KBI mengklaim pusat edukasi besutannya ini menawarkan layanan yang berbasis pada riset, edukasi dan literasi. 

Sasaran awal pengguna pusat edukasi ini adalah badan usaha milik negara (BUMN). KBI mengklaim program yang ditawarkan dapat dimanfaatkan sesama BUMN. "Tapi kami juga membuka sinergi dengan kalangan swasta," imbuh Fajar.

KBI e-ducentre diharapkan dapat memberi pemahaman kepada pelaku usaha dan masyarakat umum terkait industri perdagangan berjangka komoditi, sistem resi gudang, pasar fisik serta aspek korporasi secara umum. Selain itu, KBI e-ducentre juga akan membantu Kementerian BUMN mengupayakan percepatan penyediaan tenaga profesional dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Asisten Deputi Restrukturisasi dan Pendayagunaan Portfolio Kepemilikan Negara Minoritas (PPKNM) Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara berharap, KBI e-ducentre dapat menjadi partner sinergi BUMN lain. “Kementerian BUMN melihat perlunya langkah strategis dan percepatan yang didukung dengan sinergi antar BUMN, dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional," kata dia.

Selain itu, pendirian KBI e-ducentre diharapkan dapat meningkatkan peran BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. "BUMN dituntut lebih berperan aktif, apalagi dalam situasi ekonomi nasional seperti saat ini, dan ke depan apabila wabah Covid-19 sudah berakhir," cetus Aditya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×