kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kisruh Obligasi Anak CPRO Masih Gelap


Jumat, 09 Juli 2010 / 15:09 WIB


Reporter: | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kisruh pelunasan obligasi anak PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO), Blue Ocean Resources, senilai US$ 325 juta masih gelap. Perusahaan tersebut ternyata belum memberikan penjelasan kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Kepala Biro Penilai Keuangan Perusahaan Sektor Riil Bapepam-LK Anis Baridwan mengaku belum menerima surat penjelasan dari CPRO terkait masalah itu. "Sampai hari ini, saya belum menerimanya," ujarnya, Jumat (9/7).

Padahal, Bapepam-LK telah melayangkan surat kepada CPRO agar segera kisruh surat utang itu. "Seingat saya, surat itu sudah kami kirim pada Jumat minggu lalu, atau awal pekan ini," ujarnya.

Sekedar mengingatkan, para pemegang obligasi dan Blue Ocean gagal mencapai kesepatan perihal restrukturisasi kegagalan pembayaran bunga obligasi sebesar US$ 17,88 juta pada 28 Desember 2009 silam. Gagal bayar ini terjadi menyusul ambruknya bisnis udang CPRO di tahun 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×